Seandainya bisa. Aku ingin terbang bersamamu dan burung - burung diatas sana. Aku ingin terus duduk bersamamu di bawah teduhnya pohon - berbagi éclair. Ditemani matahari dan angin sepoi - sepoi. Aku ingin terus menggenggam jari - jemarimu. Berbagi rasa dan hangat tubuh - selamanya..
Sayangnya gravitasi menghalangiku. Putaran bumi menambah setiap detik dihari - hari kita. Seperti lilin yang terus terbakar. Tanpa terasa waktu kita pun tidak tersisa banyak. Semua terasa terburu - buru. Perpisahan pun terasa semakin menakutkan..
Aku rebah di tanah, memejamkan mata kuat - kuat karena air mata yang menderas. "Aku masih disini," bisikmu, selirih angin sore. Tapi aku tak percaya. Bagaimana jika saat aku membuka mata nanti, kau benar - benar tiada?
No comments:
Post a Comment