Aku Audy,
Claudya Destianira. Kalian pasti bisa menebak aku lahir pada bulan apa, pasti
bulan Desember bukan?. Ya, aku lahir pada bulan Desember dimusim penghujan.
Claudya diambil dari kata Inggris (Cloud) yang memiliki arti mendung, karena
aku lahir dibulan Desember yang mendung. Apalah arti sebuah nama, aku tidak
ingin membahasnya lagi.
Aku terdaftar
sebagai mahasiswa Komunikasi disebuah Institut Negeri di kotaku, ada seseorang
yang membuatku terobsesi untuk memilih bidang broadcasting padahal aku tidak
tahu apa – apa. Ketika itu aku berusaha keras untuk dapat di terima di Institut
Negeri tersebut, seseorang telah menyemangatiku.
Seseorang yang
sangat aku sayangi sampai detik ini, seseorang yang tak pernah luput dari benak
dan fikiranku. Dia adalah Rival, Rivaldi Sebastian nama lengkapnya. Dia lebih
tua 2 tahun dariku, dia kakak kelasku sewaktu SMP, tapi tuhan tidak menakdirkan
kami untuk satu SMA. Sewaktu SMP aku tidak mengenalnya, tapi akhirnya kami bisa
berkenalan dan “dekat”. Aku tidak ingin menceritakan bagaimana kami bisa
“dekat”.
Singkatnya, aku
sudah 2 tahun berpacaran dengannya. Dua tahun sangatlah singkat, selama itu aku
menyembunyikan hubunganku dari orang tuaku. Aku yakin, orang tuaku tidak akan
mengizinkan aku untuk berhubungan dengannya. Aku tahu, dia pasti keberatan
kalau tanpa persetujuan orang tua. Aku sudah berulangkali mengungkit-ungkit hal
ini, tapi dia hanya berkata “Udah, jalani dulu aja. Let it flow aja”, aku sudah
tidak tahu harus berkata apa karena pasti kalimat itu yang keluar dari
mulutnya.
Satu tahun
pertama hubungan kami baik – baik saja, bahkan kami tidak pernah bertengkar.
Bayangkan, dalam satu tahun kami tidak pernah bertengkar, itu sangat mustahil
bukan?