Friday, July 18, 2014

Sepotong Cerita Sahabat KA06

Ini iseng, cerita seru-seruan bersama wanita-wanita single huehehehee
Gue mahasiswi universitas swasta di Depok. Gue juga anak rantauan, rumah gue jauuuuuuuuuuuh di pedalaman gunung. Tapi sesungguhnya ga ada pedalaman zaman sekarang.
Oke kita mulai ceritanya!
Sekelas isinya kurang lebih 50 orang dan cewenya cuma 10 orang, mereka berasal dari bermacam-macam kota bahkan provinsi. Paling jauh sih dari Padang, Maluku dan Medan. Bayangkan gimana suasana kelas dengan cewe cuma 10 orang. Awal-awal sih kita kemana-mana pasti bersepuluh. Kita punya basecamp nih, kosannya orang Padang, Cuma kosan dia aja yang deket dari kampus. Satu kamar kost isinya 10 orang cewe dengan ukuran body yang beraneka ragam. Pengaaaaappp, tapi tetep seru kok sama mereka semua!
Bulan-bulan berikutnya kelas mulai sepi nih. 10 cewe tangguh juga jumlahnya mulai berkurang. Ada yang jarang ngampus karena sakit, malas bahkan ada yang pindah jurusan dan alasan-alasan lainnya. Gue ga ngerti sama yang males ke kampus, padahal gue pribadi dapet hiburan Cuma di kampus loh. Gue mau ceritain wanita-wanita yang keliatan aja ya, kalo yang ga keliatan nanti gue salah tulis J
Dan pada akhirnya cewe di kelas cuma 7 orang L ini dia….

Sunday, July 28, 2013

Semendung Claudya

Aku Audy, Claudya Destianira. Kalian pasti bisa menebak aku lahir pada bulan apa, pasti bulan Desember bukan?. Ya, aku lahir pada bulan Desember dimusim penghujan. Claudya diambil dari kata Inggris (Cloud) yang memiliki arti mendung, karena aku lahir dibulan Desember yang mendung. Apalah arti sebuah nama, aku tidak ingin membahasnya lagi.
Aku terdaftar sebagai mahasiswa Komunikasi disebuah Institut Negeri di kotaku, ada seseorang yang membuatku terobsesi untuk memilih bidang broadcasting padahal aku tidak tahu apa – apa. Ketika itu aku berusaha keras untuk dapat di terima di Institut Negeri tersebut, seseorang telah menyemangatiku.
Seseorang yang sangat aku sayangi sampai detik ini, seseorang yang tak pernah luput dari benak dan fikiranku. Dia adalah Rival, Rivaldi Sebastian nama lengkapnya. Dia lebih tua 2 tahun dariku, dia kakak kelasku sewaktu SMP, tapi tuhan tidak menakdirkan kami untuk satu SMA. Sewaktu SMP aku tidak mengenalnya, tapi akhirnya kami bisa berkenalan dan “dekat”. Aku tidak ingin menceritakan bagaimana kami bisa “dekat”.
Singkatnya, aku sudah 2 tahun berpacaran dengannya. Dua tahun sangatlah singkat, selama itu aku menyembunyikan hubunganku dari orang tuaku. Aku yakin, orang tuaku tidak akan mengizinkan aku untuk berhubungan dengannya. Aku tahu, dia pasti keberatan kalau tanpa persetujuan orang tua. Aku sudah berulangkali mengungkit-ungkit hal ini, tapi dia hanya berkata “Udah, jalani dulu aja. Let it flow aja”, aku sudah tidak tahu harus berkata apa karena pasti kalimat itu yang keluar dari mulutnya.
Satu tahun pertama hubungan kami baik – baik saja, bahkan kami tidak pernah bertengkar. Bayangkan, dalam satu tahun kami tidak pernah bertengkar, itu sangat mustahil bukan?

Thursday, January 3, 2013

Habibie’s Letter


Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu
Karena, aku tahu semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah ternyata bahwa kematian itu
benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Saturday, November 24, 2012

Naskah Drama Keluarga


DAFTAR PEMAIN

Nama Pemain
Peran
M. Ramdani Sidik
Doni (Ayah)
Yuana Gita Yanuari
Ratna (Ibu)
Virgian Kusuma Putra
Rio (Anak)
Risma Muliawati
Lisa
Riska Maharani Putri
Dewi

                 Ada sebuah keluarga yang awalnya mereka hidup rukun dan harmonis. Serba berkecukupan, dan memiliki satu orang anak laki-laki yang berperilaku baik. Namun dalam kehidupan pastilah ada perselisihan yang mengakibatkan pertengkaran. Pertengkaran tersebut dipicu oleh kehadiran orang ketiga di kehidupan mereka.

Doni                 : (membuka pintu dan duduk di ruang tamu)
Ratna               : Pah, capek ya?
Doni                 : (menatap Ratna sinis)
Ratna               : Kamu kenapa Pah? Mau makan atau mandi dulu? Makan dulu ya, aku sudah                                       masak
Doni                 : Tidak usah, aku sudah kenyang.
Ratna               : Ya sudah, aku masakin air untuk kamu mandi ya?
Doni                 : Aku mau langsung tidur saja. (sambil pergi meninggalkan Ratna)

               

Thursday, October 11, 2012

SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER JEPANG - PKN



Bentuk negara Jepang sendiri adalah sebuah negara yang monarki konstitusional yang sangat membatasi kekuasaan Kaisar Jepang. Mengenai sistem pemerintahan, Jepang menjalankan sistem pemerintahan parlementer. Sejak tahun 1947 di Jepang mulai berlaku sebuah konstitusi atau Udang-Undang Dasar yang didasarkan pada tiga prinsip, yaitu : kedaulatan rakyat, hormat terhadap hak - hak asasi manusia, dan penolakan perang. Di dalam konstitusi ini juga menetapkan tentang tiga kemandirian badan pemerintah yang terdiri dari :
  1. Lembaga Eksekutif (Executive), yaitu Cabinet (Dewan Menteri) yang dimpin oleh Perdana Menteri.
  2. Lembaga Legislatif (Legislature), yaitu National Diet(Parlement Nasional). Terdiri dari anggota cabinet.
  3. Lembaga Judisiil/ Yudikatif (judiciary), yaitu Supreme Court (Mahkamah Agung). Berfungsi sebagai pengadilan hukum.